Postingan

Indonesia Bubar??

Jika pemerintah memperhatikan serta mengerti akan keberagaman karakter penduduknya. Semisal ada yang tidak bisa mengendarai motor, ada yang gaptek, ada yang anti terhadap kemodernan. Dimana semua itu bukan ajang untuk Rasis, tapi disadari sebagai keberagaman Khasanah, dan perlunya perhatisan.  Dan ditambah lagi jika kasus korupsi di pemerintahan sangatlah minim, maka yang dirumorkan indonesia akan bubar, tidak akan pernah terjadi. Dan andai rasa Nasionalolisme itu luntur pada sebagian penduduk, setidaknya Indonesia masih dihormati sebagaimana benda bersejarah.

Jika bukan Orang Suci

99% manusia ketika sudah mulai menginjak remaja itu bisa disusupi hawa nafsu atau pikiran jorok. Hanya Ruh Qudus dan  Nur Muhammad yang tidak bisa. (para Rasul itu hampir tidak bisa dikatakan Manusia karna Mereka seperti bagian dari Ruh Qudus (ruh suci). Oleh sebab itu kita sebagai manusia biasa, mari sama2 berupaya mengkondisikan diri (menepi atau mengalihkan) ketika tersusupi hawa atau pikiran tersebut. Dan sekalipun pada menepi itu masih pada ranah dosa, tapi setidaknya Meminimalisir dari hal (dosa) yang lebih buruk.

Dia bukan Patung

Jika kami tidak menemukan kebijaksanaan manusia, maka biarkanlah kami mencari kebijaksanaan Tuhan.  Tidak semua orang pada posisi yang sama. Dalam menit-menit bahagia kita, di sudut lain, pada jam yang sama tapi di tempat yang berbeda, ada orang lain yang bersedih hati. Itulah kehidupan dan misterinya. Dan Tuhan dan Malaikat-Nya bukanlah robot yang tidak berperasaan. Maka percayalah, jika Dia hidup (bukan Patung) maka Dia dapat melakukan sesuatu. Yaitu pertolongan-Nya yang kita harapkan. Jika Dia menghaturkan "mintalah pertolongan kepada-Ku", lantas adakah Dia yang menciptakan penderitaan-penderitaan?

Cahaya Menjadi Makanan

bukan tak mungkin, dimasa depan, sebuah proses dari tingkatan cahaya ke berapa dan air dapat menjadi bahan pangan (makanan) yang mudah di perbarui. Namun tentu ada komposisi lain. Komposisi tersebut lebih ke semacam serbuk atau sebuah kandungan. Jadi bukan zat padat yang berlebih.

Tuhan Tak Semena-mena Itu

Gambar
Mungkin hakikat makhluk sebelum diciptakan itu sudah fakir (contohnya: butuh makan, butuh minum, berlindung dst). Dan Tuhanlah yang kuasa mengadakan untuk memenuhi kefakiran-kefakiran itu, meski masih terdapat tanda tanya pada diri kita akan hal itu. Dan dalam yakinku Tuhan bukan Tiran Mabuk yang sengaja menakdirkan seseorang jahat, lalu Dia mengutus orang baik untuk menyadarkanya. Sungguh Jahatnya seseorang itu adalah diluar persetujuan atau kehendak-Nya. 

Sistem Ekonomi dan Kebijaksanaan

Gambar
Adanya kebutuhan dan keharmonisan lingkungan yang menjadikan sistem ekonomi itu lahir. Dimana tidak mengindahkan lagi hal buruk dan jahiliyah yang pernah dilakukan sekelompok manusia dimasa lalu. Yaitu perang merebutkan wilayah buruan dan ladang. Sebuah insiden yang tidak boleh terjadi pada dunia modern sekarang ini. Dan tentunya dalam perekonomian (usaha/bisnis) juga sebaiknya menghindari persaingan yang tidak sehat. Karena dalam persaingan yang sehat pun perlu adanya asas kebersamaan. Yaitu menyadari bahwa sama-sama berjalan mencari rizki yang halal untuk menyambung hidup. Maka jika itu telah disadari, bisa membuka diri untuk sudut lain diluar usaha yang dijalankan yang bisa menjadi jalan pendapatan, bisa dibilang juga membuka diri untuk peluang usaha sampingan. Apalagi kalau usaha sampingan tersebut sesuai hobi atau skil. jadi ada sebuah cita rasa tersendiri didalam menggelutinya. Dan jika terdapat persamaan jalan terhadap orang lain, bisa untuk menjalin kerjasama. Hal i...

Ar-rahman

Gambar
Dengan dunia yang diisi dengan beragam makhluk, Ar-rahman tidak berdiri sebagai "Tirani". Melainkan Dia mengajarkan Nurani kepada kita yang masih kerap terbata-bata. Semoga Tuhan senantiasa mengasihi kita, Teman.

Dimensi Lain Itu Ada!

Memang, bukti visual belum ada. Tapi aku berpendapat bahwa terdapatnya; beberapa orang yang mengalami mimpi dimana pada mimpinya tersebut bertemu dengan karakter yang belum pernah ditemui didunia nyata.  Itu adalah bukti atau tanda akan adanya dimensi lain. Memang terkesan spekulatif. Tapi aku mempercayai itu. Sebab aku meyakini kemunculan karakter baru pada mimpi itu, bukanlah karna semacam peluang dari akumulasi yang pernah ditangkap otak di dunia nyata ataupun rangsang sistim saraf tersendiri. Btw, Aku sendiri pernah mengalami mimpi semacam itu. yyy

Narasi Fiktif: Artefak Buatan Jin

Gambar
Sebuah artefak mistetius ditemukan, rumornya benda itu adalah buatan Jin. Anehnya jika benda tersebut dipegang oleh seseorang, seseorang itu seperti masuk kedalam mimpi. Dimana dia tidak lagi melihat keadaan nyata sekitar. Melainkan yang dia lihat dan rasakan seperti ada pada sebuah pasar malam lengkap dengan desas-desus keramaianya. Singkatnya seperti masuk kedalam genjutsu . jadi fixs, bahwa artefak tersebut merupakan hasil sebuah rekayasa teknologi yang menakjubkan. Lantas bisakah hal tersebut diwujudkan menjadi teknologi yang Nyata? Entahlah.

Rumor Kemakmuran

Dulu negri-negri yang mencapai kemakmuran itu entah seperti apa. Apakah pencapaian kemakmuran itu adalah sebatas rumor ataukah memang saat ini negri-negri itu telah terpisah dimensi dengan dunia ini? Entahlah, bisa jadi sekarang hanya sebatas peninggalan jejak-jejak semu. Dimana kebingungan tentang tatanan dan pengelolaanya masih menjadi misteri. Namun yang pasti kemakmuran adalah harapan bagi para pemimpin yang bijaksana.

Ramadhan

Meski aku sendiri mbeling, tak begitu integritas terhadap Pahala. Tapi untuk yang se-frekuensi demikian itu, kita bisa mengartikan  Puasa yang akan datang sebagai bentuk Khidmat kepada Tuhan.

Turunkan Bendera! Simpan Saja.

Seharusnya Negara mengambil langkah terdepan untuk mengkoordinir terciptanya banyak lapangan kerja. Mengingat pada perekonomian bisa terjadi perputaran, atau suatu setrum memutus kesenjangan. Hal itu bisa menjadi keuntungan atau suatu tendensi (acuan) untuk mendukung dari terciptanya banyak lapangan kerja, meski presentasenya kecil. Dan meski minat dan keresahan orang bisa beda-beda tapi dari situlah perlu disediakanya keberagaman tempat dan dengan dilatar belakangi persaudaraan. Memang itu tidak mudah, butuh kecerdesaan dan langkah para ahlinya.  ------------ Kehidupan hanya sebuah perjalanan. Dimana dalam perjalanan itu setiap manusia ingin mendapat tempat untuk berkarya atau bergiat sesuai kemampuanya. karna memang dari situ diharapkan bisa untuk membantu kelangsungan hidupnya pula.  ------------ Sungguh kolonialisme pun mungkin pernah menjanjikan kesejahteraan, tapi nyatanya derita. Lantas bagaimana dengan Pemerintahan yang Merdeka?

Cerpen : Hantu dan Masa Depan

Pagi itu dalam diskusi seminar, ilmuwan sekaligus dokter 'Idnes' mengutarakan pendapatnya. yaitu mengemukakan bahwa penampakan hantu-hantu yang seram adalah tercipta dari gelombang frekuensi buruk di masa lalu. Semisal ada peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia, nah pada waktu itulah gelombang frekuensi buruk itu terjadi, dan menciptakan hantu seperti terciptanyaan sistem AI.  Mendengar hal itu, Joy yang memperhatikan sedari tadi. Sosok yang suka dengan teknologi  dan hampir tak percaya akan mistis itu bergumam, "jadi seperti itu. Jika hantu tercipta dari gelombang frekuensi buruk di masa lalu berarti Indigo bukan halusinasi." Entah mengapa ia langsung menjalur kesitu. Dimana pandangan Joy terhadap seorang indigo seketika berubah. Dulu dia menganggap bahwa indigo lebih condong ke halusinasi. Beberapa menit kemudian diskusi yang diadakan setiap enam bulan sekali itu berakhir. Miki yang seorang ilmuwan juga, sangat menyetujui pendapat Idnes. B...

Ke-Hambaan

Menghamba kepada Tuhan karna Dia yang Maha Kuasa atau karna Dia yang Maha Pengasih dan Penyayang? Jalan kehambaan memang berawal dari mengetahui dan menyadari sisi ketidak perdayaan diri. Tapi ketika sudah mengetahui jalan-Nya atau sifat-sifat dzat-Nya bukan tak mungkin ketertarikan untuk Menawasulkan diri pada-Nya tumbuh pada diri segenap pribadi yang mengerti. Sungguh bukti-bukti itu nyata. Bagaimana ajaran "bismillahirrohmaaniirrohiim" itu telah sampai; Dimana dengan diri yang berupaya pula menghadirkan sifat kasih dan sayang ketika kalimat itu terucap pada lisan atau sudah memang terpatri dalam sanubari menjadikan kehidupan yang harmoni itu disemogakan.

Hedonisme dan Orang-Orang Tradisional

Mungkin, jika hanya ada kebutuhan sederhana manusia, tanpa ego yang mengarah pada gaya peradaban (semacam Hedonisme). Dunia tidak terlalu semrawut dan mungkin kurasakan alam tidak menjadi-jadi. Orang-orang tradisional bukan anti kemajuan, tapi mungkin percaya tentang adanya konsep-konsep yang tak terlihat atau bisa dibilang "Mistik". Hampir seperti halnya Spiritual . Dan memang terdapat kedekatan diantara keduanya. Dan dari sudut itulah yang menjadikan mereka tetap ada hati tersendiri terhadap kesederhanaan serta ketidak rakusan, meski ditengah arus kecanggihan teknologi yang merebak.

Ke-anehan2 dan Realita

Pada kehidupan dunia terdapat hal-hal yang membuat bertanya dalam hati. Bahkan membuat menjadi sedih ataupun gundah. Pencarian-pencarian diupayakan untuk mengatasi atau mengantisipasinya dengan bagaimana dan sekiranya mampu ataupun mengampu. Dan dalam ketidaktahuan itu berdoa kepada Tuhan tak lepas menjadi jalan. karna seluk beluk tentang bagaimana dunia ini, hanya Tuhanlah yang lebih mengerti. Mengapa matahari kala siang panas, mengapa ada penyakit kanker dan seterusnya yang menjadikan kegundahan-kegundahan.  Dan Tuhan tak mengada-ngada (sewenang-wenang) melainkan ada kejadian-kejadian ketetapan dan ada kejadian yang mungkin bukan kaidah-kaidah yang direstui oleh-Nya. Seperti halnya kejahatan dan sihir. Semoga Tuhan senantiasa melindungi dan mengampuni dosa-dosa kita.

Hukum Pancung

Mencuri untuk kelangsungan hidup atau karna fakir itu entitasnya berbeda dengan mencuri (korupsi) untuk jalan bermegah-megahan. Dan hukum pancung atau hukum potong tangan disertai kurungan-lah yang perlu dijatuhkan terhadap orang yang korup untuk bermegah-megahan. Hal itu tentu dengan pertimbangan-pertimbangan. Dimana bila orang tersebut dikenai hukum potong tangan, semisal tangan kanan atau kedua tangan mungkin bisa diperlukan dari pihak keluarga sebagai pendamping jika diperlukan untuk hajat orang tersebut. Tapi kalau memang harus dikenai hukum potong kedua tangan, alangkah baiknya dikenai Hukum Pancung sahaja. Hal itu dikarenakan menitik pada hitung-hitungan kemanusiaan. 

Tuhan dan Persoalan (Ujian)

Tuhan menjadikan sungai sebagianya untuk tempat hidup ikan-ikan dan minum hewan-hewan. Manusia juga diuntungkan dengan adanya sungai tersebut. Tapi dilain sisi manusia yang ingin beralih kedaratan seberang timbulah sedikit problema (rumusan masalah), dimana sungai sebagai ujianya. Oleh karna itu manusia berpikir membuat perahu dan membuat jembatan untuk menyebrangi sungai yang dalam. Semua itu tak lepas dari ilham Sang Rahman. Dan pada orang-orang yang Tawadhu ilham itu tercurahkan. Dan sungguh hikmat itu hampir meniadakan identitas.

Tuhan Bukan Mafia

Pada kitab suci diterangkan untuk meminta pertolongan kepada Tuhan. Itu berarti benar terdapat rumusan masalah pada kehidupan ini. Buktinya pada setiap langkah dianjurkan mengucapkan bismilah dan berupaya dalam kehati-hatian. Karna marabahaya bukanlah monopoli Tuhan. Sudah sepatutnya dari kalimat bismilah itu menjadi filosofi tersendiri untuk kehidupan. Seperti halnya slogan "Savety First". Demikian, semoga pada kehidupan tidak lelap oleh carut marut karena jiwa-jiwa mafia.

Qodrat

Setiap keberadaan dari yang hidup pastilah memiliki tanda-tanda. Dan dari segenap keberadaan makhluk, yang ghaib lah yang kerap menjadi pencarian tersendiri dikarenakan rasa ingin tahu. Meskipun sebatas tanda-tanda, tapi sudah menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan bersama teman, keluarga, atau pasangan. Dan sudah semestinya bahwa tanda-tanda Tuhan beserta Malaikat-Nya itu ada. Namun mungkin karena terdapat masih minimnya pengalaman pribadi (spiritual) yang mendapati tanda-tanda tersebut menjadikan diri sedikit skeptis terhadap kebenaran yang tersembunyi. Yang dimana itu bisa dihukumkan pula pada ayat yang menyebutkan tentang terdapatnya penduduk langit.