Dengan dunia yang diisi dengan beragam makhluk, Ar-rahman tidak berdiri sebagai "Tirani". Melainkan Dia mengajarkan Nurani kepada kita yang masih kerap terbata-bata.
bukan tak mungkin, dimasa depan, sebuah proses dari tingkatan cahaya ke berapa dan air dapat menjadi bahan pangan (makanan) yang mudah di perbarui. Namun tentu ada komposisi lain. Komposisi tersebut lebih ke semacam serbuk atau sebuah kandungan. Jadi bukan zat padat yang berlebih.
Teruntuk yang patah hati, berita gembira itu telah disampaikan oleh para Nabi semenjak dahulu. Tentang adanya bidadari dan pelayan laki-laki terhormat di surga. Bukan untuk angan-angan kepuasan nafsu semata. Atau sebuah iming-iming dari berbuat baik sahaja. Tetapi kabar gembira itu juga disampaikan untuk mengantisipasi terjadinya hal buruk atas peristiwa terluka karena cinta. bagaimana tidak? Kalau kabar gembira itu tidak disampaikan ke dunia bisa-bisa orang yang terluka karna cinta terjadi gejolak psikis yang berat. Tapi mungkin akan sedikit berbeda jika sudah mengetahui dan mengimani hal itu. Tidak terlalu buta arah dalam pikirnya. Terimakasih.
Mencuri untuk kelangsungan hidup atau karna fakir itu entitasnya berbeda dengan mencuri (korupsi) untuk jalan bermegah-megahan. Dan hukum pancung atau hukum potong tangan disertai kurungan-lah yang perlu dijatuhkan terhadap orang yang korup untuk bermegah-megahan. Hal itu tentu dengan pertimbangan-pertimbangan. Dimana bila orang tersebut dikenai hukum potong tangan, semisal tangan kanan atau kedua tangan mungkin bisa diperlukan dari pihak keluarga sebagai pendamping jika diperlukan untuk hajat orang tersebut. Tapi kalau memang harus dikenai hukum potong kedua tangan, alangkah baiknya dikenai Hukum Pancung sahaja. Hal itu dikarenakan menitik pada hitung-hitungan kemanusiaan.
Komentar
Posting Komentar