Postingan

Tuhan dan Persoalan (Ujian)

Tuhan menjadikan sungai sebagianya untuk tempat hidup ikan-ikan dan minum hewan-hewan. Manusia juga diuntungkan dengan adanya sungai tersebut. Tapi dilain sisi manusia yang ingin beralih kedaratan seberang timbulah sedikit problema (rumusan masalah), dimana sungai sebagai ujianya. Oleh karna itu manusia berpikir membuat perahu dan membuat jembatan untuk menyebrangi sungai yang dalam. Semua itu tak lepas dari ilham Sang Rahman. Dan pada orang-orang yang Tawadhu ilham itu tercurahkan. Dan sungguh hikmat itu hampir meniadakan identitas.

Tuhan Bukan Mafia

Pada kitab suci diterangkan untuk meminta pertolongan kepada Tuhan. Itu berarti benar terdapat rumusan masalah pada kehidupan ini. Buktinya pada setiap langkah dianjurkan mengucapkan bismilah dan berupaya dalam kehati-hatian. Karna marabahaya bukanlah monopoli Tuhan. Sudah sepatutnya dari kalimat bismilah itu menjadi filosofi tersendiri untuk kehidupan. Seperti halnya slogan "Savety First". Demikian, semoga pada kehidupan tidak lelap oleh carut marut karena jiwa-jiwa mafia.

Qodrat

Setiap keberadaan dari yang hidup pastilah memiliki tanda-tanda. Dan dari segenap keberadaan makhluk, yang ghaib lah yang kerap menjadi pencarian tersendiri dikarenakan rasa ingin tahu. Meskipun sebatas tanda-tanda, tapi sudah menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan bersama teman, keluarga, atau pasangan. Dan sudah semestinya bahwa tanda-tanda Tuhan beserta Malaikat-Nya itu ada. Namun mungkin karena terdapat masih minimnya pengalaman pribadi (spiritual) yang mendapati tanda-tanda tersebut menjadikan diri sedikit skeptis terhadap kebenaran yang tersembunyi. Yang dimana itu bisa dihukumkan pula pada ayat yang menyebutkan tentang terdapatnya penduduk langit.

Ke-Tuhanan

Ke-Tuhanan itu bukanlah "Tirani". Bagaimana kita bisa mengatakan tirani karna sesunggguhnya Dia Maha Pengasih dan Penyayang.  Jangan takut untuk mengarumi kehidupan dengan gumam tanya yang mengganjal, barangkali kamu menanti sebuah petunjuk dari Tuhan atas yang mengganjal pada hatimu terhadap kehidupan. Dan semoga kamu bukan termasuk orang2 yang dzalim dan kejam seperti orang-orang kafir dahulu. Amin. Ameen.

Benarkah Takdir Tuhan?

Kehidupan ini bukanlah reka percobaan Tuhan. Buktinya terdapat ajaran welas asih ; sebelum memakan hewan peliharaan semisal ayam hendaknya disembelih dengan pisau yang cukup atau lumayan tajam supaya mengurangi rasa sakit si ayam tersebut. Lalu.... mengapa pada kenyataan hidup sendiri terdapat rantai makanan yang mengharuskan pengorbanan hewan? Mengingat beranjak dari ajaran welas asih, kenapa Tuhan tidak langsung menciptakan hasrat memakan pada tumbuhan saja atau proses hasil makanan itu seperti pendapatan dari besi, tanah, ataupun logam(langsung benda mati). Apakah benar terdapat rumusan pula atau benturan yang menjadikan rumusan masalah. Ilmiahnya jika terdapat ajaran itu berarti ada rumusan masalah. Dimana rumusan masalah seperti komponen abstrak. Semisal ; "manusia bisa jatuh cinta" demikian itu menjadi rumusan masalah . :Jatuh cinta pada siapa2? Orang mana dan mana? Bagaimana jika satu orang dijatuh cintai beberapa? dst

Cinta dan Kabar Gembira Nabi

Teruntuk yang patah hati, berita gembira itu telah disampaikan oleh para Nabi semenjak dahulu. Tentang adanya bidadari dan pelayan laki-laki terhormat di surga. Bukan untuk angan-angan kepuasan nafsu semata. Atau sebuah iming-iming dari berbuat baik sahaja. Tetapi kabar gembira itu juga disampaikan untuk mengantisipasi terjadinya hal buruk atas peristiwa terluka karena cinta. bagaimana tidak? Kalau kabar gembira itu tidak disampaikan ke dunia bisa-bisa orang yang terluka karna cinta terjadi gejolak psikis yang berat. Tapi mungkin akan sedikit berbeda jika sudah mengetahui dan mengimani hal itu. Tidak terlalu buta arah dalam pikirnya. Terimakasih.