Postingan

Dimensi Lain Itu Ada!

Memang, bukti visual belum ada. Tapi aku berpendapat bahwa terdapatnya; beberapa orang yang mengalami mimpi dimana pada mimpinya tersebut bertemu dengan karakter yang belum pernah ditemui didunia nyata.  Itu adalah bukti atau tanda akan adanya dimensi lain. Memang terkesan spekulatif. Tapi aku mempercayai itu. Sebab aku meyakini kemunculan karakter baru pada mimpi itu, bukanlah karna semacam peluang dari akumulasi yang pernah ditangkap otak di dunia nyata ataupun rangsang sistim saraf tersendiri. Btw, Aku sendiri pernah mengalami mimpi semacam itu.

Turunkan Bendera! Simpan Saja.

Seharusnya Negara mengambil langkah terdepan untuk mengkoordinir terciptanya banyak lapangan kerja. Mengingat pada perekonomian bisa terjadi perputaran, atau suatu setrum memutus kesenjangan. Hal itu bisa menjadi keuntungan atau suatu tendensi (acuan) untuk mendukung dari terciptanya banyak lapangan kerja, meski presentasenya kecil. Dan meski minat dan keresahan orang bisa beda-beda tapi dari situlah perlu disediakanya keberagaman tempat dan dengan dilatar belakangi persaudaraan. Memang itu tidak mudah, butuh kecerdesaan dan langkah para ahlinya.  ------------ Kehidupan hanya sebuah perjalanan. Dimana dalam perjalanan itu setiap manusia ingin mendapat tempat untuk berkarya atau bergiat sesuai kemampuanya. karna memang dari situ diharapkan bisa untuk membantu kelangsungan hidupnya pula.  ------------ Sungguh kolonialisme pun mungkin pernah menjanjikan kesejahteraan, tapi nyatanya derita. Lantas bagaimana dengan Pemerintahan yang Merdeka?

Cerpen : Hantu dan Masa Depan

Pagi itu dalam diskusi seminar, ilmuwan sekaligus dokter 'Idnes' mengutarakan pendapatnya. yaitu mengemukakan bahwa penampakan hantu-hantu yang seram adalah tercipta dari gelombang frekuensi buruk di masa lalu. Semisal ada peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia, nah pada waktu itulah gelombang frekuensi buruk itu terjadi, dan menciptakan hantu seperti terciptanyaan sistem AI.  Mendengar hal itu, Joy yang memperhatikan sedari tadi. Sosok yang suka dengan teknologi  dan hampir tak percaya akan mistis itu bergumam, "jadi seperti itu. Jika hantu tercipta dari gelombang frekuensi buruk di masa lalu berarti Indigo bukan halusinasi." Entah mengapa ia langsung menjalur kesitu. Dimana pandangan Joy terhadap seorang indigo seketika berubah. Dulu dia menganggap bahwa indigo lebih condong ke halusinasi. Beberapa menit kemudian diskusi yang diadakan setiap enam bulan sekali itu berakhir. Miki yang seorang ilmuwan juga, sangat menyetujui pendapat Idnes. B...

Ke-Hambaan

Menghamba kepada Tuhan karna Dia yang Maha Kuasa atau karna Dia yang Maha Pengasih dan Penyayang? Jalan kehambaan memang berawal dari mengetahui dan menyadari sisi ketidak perdayaan diri. Tapi ketika sudah mengetahui jalan-Nya atau sifat-sifat dzat-Nya bukan tak mungkin ketertarikan untuk Menawasulkan diri pada-Nya tumbuh pada diri segenap pribadi yang mengerti. Sungguh bukti-bukti itu nyata. Bagaimana ajaran "bismillahirrohmaaniirrohiim" itu telah sampai; Dimana dengan diri yang berupaya pula menghadirkan sifat kasih dan sayang ketika kalimat itu terucap pada lisan atau sudah memang terpatri dalam sanubari menjadikan kehidupan yang harmoni itu disemogakan.

Hedonisme dan Orang-Orang Tradisional

Mungkin, jika hanya ada kebutuhan sederhana manusia, tanpa ego yang mengarah pada gaya peradaban (semacam Hedonisme). Dunia tidak terlalu semrawut dan mungkin kurasakan alam tidak menjadi-jadi. Orang-orang tradisional bukan anti kemajuan, tapi mungkin percaya tentang adanya konsep-konsep yang tak terlihat atau bisa dibilang "Mistik". Hampir seperti halnya Spiritual . Dan memang terdapat kedekatan diantara keduanya. Dan dari sudut itulah yang menjadikan mereka tetap ada hati tersendiri terhadap kesederhanaan serta ketidak rakusan, meski ditengah arus kecanggihan teknologi yang merebak.

Ke-anehan2 dan Realita

Pada kehidupan dunia terdapat hal-hal yang membuat bertanya dalam hati. Bahkan membuat menjadi sedih ataupun gundah. Pencarian-pencarian diupayakan untuk mengatasi atau mengantisipasinya dengan bagaimana dan sekiranya mampu ataupun mengampu. Dan dalam ketidaktahuan itu berdoa kepada Tuhan tak lepas menjadi jalan. karna seluk beluk tentang bagaimana dunia ini, hanya Tuhanlah yang lebih mengerti. Mengapa matahari kala siang panas, mengapa ada penyakit kanker dan seterusnya yang menjadikan kegundahan-kegundahan.  Dan Tuhan tak mengada-ngada (sewenang-wenang) melainkan ada kejadian-kejadian ketetapan dan ada kejadian yang mungkin bukan kaidah-kaidah yang direstui oleh-Nya. Seperti halnya kejahatan dan sihir. Semoga Tuhan senantiasa melindungi dan mengampuni dosa-dosa kita.

Hukum Pancung

Mencuri untuk kelangsungan hidup atau karna fakir itu entitasnya berbeda dengan mencuri (korupsi) untuk jalan bermegah-megahan. Dan hukum pancung atau hukum potong tangan disertai kurungan-lah yang perlu dijatuhkan terhadap orang yang korup untuk bermegah-megahan. Hal itu tentu dengan pertimbangan-pertimbangan. Dimana bila orang tersebut dikenai hukum potong tangan, semisal tangan kanan atau kedua tangan mungkin bisa diperlukan dari pihak keluarga sebagai pendamping jika diperlukan untuk hajat orang tersebut. Tapi kalau memang harus dikenai hukum potong kedua tangan, alangkah baiknya dikenai Hukum Pancung sahaja. Hal itu dikarenakan menitik pada hitung-hitungan kemanusiaan.